afek tercekik (strangulated affect)
strangulated affect
Ringkasan Singkat
Dalam psikoanalisis, emosi yang tertahan atau tidak tersalurkan secara normal sehingga muncul dalam bentuk gejala fisik.
Dalam teori psikoanalitik, afek tercekik adalah penghambatan atau penahanan luapan emosi yang normal, yang menyebabkan luapan pengganti dalam bentuk gejala fisik. Teori ini dikemukakan dalam formulasi awal Sigmund Freud untuk menjelaskan dinamika histeria konversi.
Freud berpendapat bahwa jika suatu emosi tidak dapat diekspresikan, ia akan tetap "tercekik" dan energinya dialihkan ke fungsi tubuh. Konsep ini kemudian digantikan oleh konsep represi yang lebih luas dalam perkembangan teori psikoanalisis selanjutnya.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Freud, S., & Breuer, J. (1895). Studies on Hysteria.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.